Kisah Haru Kembar Siam yang Dianggap Dewa

Shivanath dan Shivram Sahu, Kembar Siam yang Dianggap Dewa. (Barcroft India)

VIVAlife – Kisah kembar siam selalu menimbulkan rasa haru. Tak terkecuali dengan Shivanath dan Shivram Sahu. Mereka berdua merupakan kembar siam yang terlahir dengan kondisi  satu pasang kaki, satu pinggang dan dua pasang tangan.

Tapi, kembar siam asal India ini tidak berputus asa dengan kondisi tubuh mereka, malah keduanya kerap melakukan banyak kerjasama satu dengan lainnya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Contohnya, untuk pergi ke sekolah, pasangan kembar ini berjalan bak seekor laba-laba, mereka turun ke lantai dan menggunakan sepasang kaki dan dua pasang tanggannya untuk berjalan.

Semua kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh duo kembar ini sempat membuat para doktekr takjub. Pasalnya, Shivanath dan Shivram Sahu juga bisa melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci, berpakaian dan makan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Saat ditanya apakah mereka berharap bisa hidup masing-masing. Shivanath menjawab tegas. “Kami tidak ingin dipisahkan, kami akan tetap seperti ini bahkan hingga nanti kami menginjak usia tua,” katanya dilansir Mirror.

Shivanath dan Shivram Sahu lahir di sebuah desa kecil dekat Raipur di India tengah. Saat mereka lahir, penduduk desa sempat dibuat heboh dengan kondisi Shivanath dan Shivram Sahu. Bahkan ada beberapa penduduk yang menyembah mereka sebagai jelmaan dewa.

Menurut dokter, kondisi Shivanath dan Shivram Sahu sangat sehat ketika lahir. Tapi mereka tidak bisa dipisahkan karena mereka hanya memiliki satu perut.

Meski memiliki kondisi yang tak sempurna, bocah kembar ini memiliki kemampuan akademis mumpuni dan dianggap sebagai salah satu siswa terbaik di sekolah setempat.

Lagi

Iklan

Gadis Kecil Ini Menderita Penyakit Mata Langka

Molly Bent, from Manchester, was born with perfect eyesight but was diagnosed with retinitis pigmentosa, a degenerative eye disease for which there is no cure

Molly Bent
TEMPO.COManchester – Molly Bent, seorang gadis berusia 6 tahun, didiagnosis menderita retinitis pigmentosa, sebuah penyakit mata yang belum ditemukan obatnya, pada Desember 2013 lalu. “Kami sangat terkejut saat mendengar berita itu karena kami diberi tahu hanya anak laki-laki yang mengidap penyakit ini,” kata Eve, ibu Bent, seperti dilansir Telegraph, Ahad, 13 April 2014.

Eve menuturkan bahwa Molly lahir dengan penglihatan sempurna. Namun belakangan ia mulai mengamati putrinya lambat laun harus berjuang saat menonton televisi maupun mengerjakan pekerjaan rumah. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan yang jarang terjadi. Penyakit ini membuat retina mengalami kemunduran (degenerasi) yang berkelanjutan hingga menimbulkan gangguan penglihatan. Penyakit ini akan berujung pada kebutaan.

Dalam keluarganya, kata Eve, ia memiliki saudara laki-laki dan beberapa paman dengan kondisi serupa. Ia tak pernah menyangka putrinya juga akan mewarisi penyakit itu. “Kami tidak tahu kapan persisnya Molly akan buta, tapi rasanya penglihatannya memburuk setiap kali kami pergi ke optik,” ujarnya.

Molly, Eve menjelaskan, saat ini tak bisa melihat dari sisi matanya. Menurut Molly, dalam penglihatannya, orang-orang berdiri dalam jarak yang jauh. Ia juga tak bisa melihat pada malam hari dan dalam keadaan minim cahaya. Kondisi ini membuatnya sering terjatuh.

Anak-anak Eve yang lain, Charlotte, 5 tahun, dan Samuel, 2 tahun, telah diajari untuk membantu Molly. Charlotte, kata Eve, sangat membantu kakaknya setiap perjalanan pulang dari sekolah. Charlotte memberi tahu Molly jika ada penghalang di jalan, seperti lubang atau tiang lampu.

Lantaran jenis penyakitnya turunan, Eve juga memeriksakan penglihatan Charlotte dan Samuel setiap 3-6 bulan. “Masih ada kemungkinan ketiga anak saya akan buta, dan itu menakutkanku.”

Eve berujar putrinya bertekad untuk melihat hal sebanyak yang ia bisa sebelum penglihatannya hilang. Gadis itu telah menyusun daftar sepanjang lengannya yang berisi hal dan tempat-tempat yang ingin dilihatnya. Keluarganya juga telah menggalang dana dan berhasil mengumpulkan GBP 13 ribu atau sekitar Rp 248 juta. “Saya tak akan bisa menyanggupi semuanya, tapi saya akan berusaha,” katanya.

Lagi

Wanita Pengidap Kanker Ini Pertaruhkan Nyawa Demi Bayi

Ilustrasi wanita hamil. (iStock)
 VIVAlife – Berita kehamilan adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu pasangan Elizabeth Joice dan Max. Sebab, spesialis kesuburan sudah mengklaim Liz tidak mungkin hamil.

Sejak lama, wanita 36 tahun itu berjuang melawan sarcoma, kanker yang menyerang tulang, otot, dan pembuluh darah. Tahun 2010, Liz pernah menjalani kemoterapi. Lagi

Kisah Menakjubkan 7 Bayi Ajaib

Ilustrasi bayi. (istockphoto)
VIVAlife – Rasa haru menyeruak saat menyaksikan kehadiran buah hati ke dunia. Mendapati fakta bahwa momongan yang telah lama dinanti ternyata lahir tak sempurna, tentu menyayat hati. Apapun dilakukan agar anak kesayangan tidak pergi.

Berikut kisah-kisah menakjubkan tentang bayi yang lahir tidak sempurna tapi berhasil selamat, seperti dikutip dari laman Mirror. Mulai bayi prematur hingga yang terlahir dengan lubang di kepala atau jantung di luar, dipaparkan di bawah ini. Lagi

Nenek Bugar, Jadi Binaragawan di Usia 77 Tahun

Ernestine Shepherd. (Facebook/Ernestine Shepherd)

VIVAlife – Ernestine Shepherd bagai sosok wanita tersehat. Tubuhnya atletis, dengan perut rata, serta lengan, paha, dan bokong kencang. Sekilas, ia tampak seperti berumur 50-an.

Sebenarnya, Shepherd jauh lebih tua dari itu. Usianya 77 tahun. Yang membuatnya tetap bugar dan sehat adalah pekerjaan sebagai instruktur kebugaran pembentuk tubuh. Lagi

VIDEO: Wanita Ini Tiru 14 Bahasa di YouTube

Sara Marie Forsberg menirukan 14 bahasa di YouTube. (YouTube/Smoukahontas Official)
VIVAlife – Bagi sebagian orang, berbicara dengan dialek dan pengucapan bahasa asing yang salah mungkin merupakan hal yang cukup memalukan. Itu sebabnya, banyak orang tidak berani berlatih bahasa di tempat umum.

Apalagi jika bukan hanya dialek dan pengucapan yang salah, tapi juga tidak mengerti arti dari kata-kata tersebut. Tapi bagi Sara Marie Forsberg, hal tersebut bukan masalah. Lagi

Kakek Muda, Punya Cucu di Usia 27 Tahun

Ilustrasi wanita hamil. (iStockphoto)
VIVAlife – Seorang pria berusia 27 tahun di sebuah kota besar di Inggris, tampaknya akan segera menjadi kakek termuda. Sebab di usianya itu, putrinya sudah akan melahirkan seorang anak.

Putri pria itu kini berusia 13 tahun, lahir saat si pria masih berusia 14 tahun. Diyakini, putrinya hamil dengan seorang laki-laki berusia sebayanya. Lagi

Previous Older Entries