Pria ‘Bermuka’ Kaca, Ada Serpihan Botol yang Bersarang di Pipinya

Jakarta, Seorang pria asal Swedia harus merelakan serpihan botol bersarang di pipinya selama lebih dari dua minggu, setelah beberapa dokter gagal menemukannya. Dengan kondisinya, ia pun tampaknya seperti pria ‘bermuka’ kaca.
Wajah Patrik Moberg (23) mendapat serangan botol saat berkelahi di sebuah pelayaran ke Finlandia. Tenaga medis telah menjahit lukanya saat masih berada di kapal. Namun saat kembali ke Swedia, lukanya terus berdarah. Butuh lima kunjungan ke rumah sakit sebelum dokter menemukan bahwa seluruh bagian bawah botol kaca masih tertanam di dalam pipinya.Sebenarnya ia sudah merasa ada sesuatu yang keras di pipinya, tetapi dokter pertama yang ditemuinya tidak melakukan pemeriksaan sinar-X. Ia hanya diminta untuk membiarkan luka sembuh. Tapi beberapa hari kemudian, jahitan tidak menghentikan pendarahan dan Moberg harus mengganti perbannya sepanjang hari.

Hingga kunjungan dokter ketiga di sebuah pusat perawatan lokal, ia masih belum mendapat pemeriksaan sinar-X. Sebaliknya, pihak medis yang memeriksa lukanya menyatakan bahwa bagian keras di bawah kulit adalah darah yang menggumpal, dan hanya memberikan penisilin untuk proses penyembuhan.

“Saya mulai bertanya-tanya apakah mungkin mereka lupa dengan serpihan botol, tapi juga berpikir tidak mungkin mereka bisa tidak tahu ada suatu hal yang besar di dalam pipi saya,” ujar Patrik Moberg, seperti dilansir Daily Mail, Senin (6/1/2014).

Hampir 2,5 minggu kemudian, ia kembali ke pusat perawatan lokal untuk menghapus jahitan, dan barulah dokter merasa curiga ada sesuatu yang tidak beres. Moberg dikirim ke ruang Accident and Emergency services (A&E), di mana dokter kelima terkejut menemukan sepotong besar kaca ada di dalam pipinya.

Meskipun 17 hari kesakitan dengan luka pendarahan dan potongan kaca bersarang di pipinya, Moberg tampak tentang tenang dengan penderitannya.

“Apa yang harus dilakukan sudah dilakukan, dan banyak orang yang (penderitaannya) lebih buruk dari saya,” tutupnya.

Sumber :http://www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: