Jatuh dari Kuda, Bicara Wanita Kanada Ini Tiba-tiba Beraksen Skotlandia

Ontario, Seorang ibu dari Kanada, Sharon Campbell Rayment (50) terjatuh dari kuda di Ontario pada tahun 2008. Sangat mengejutkan, setelah sadar, ia terbangun dan berbicara dengan aksen Skotlandia.Dokter awalnya mendiagnosis Sharon menderita gegar otak. Namun ketika ia sudah mulai sehat dia tenyata menjadi gagap dan sulit berbicara. Setelah delapan minggu malakukan terapi wicara, Sharon dapat berbicara kembali, namun aksen Kanadanya telah berudah menjadi aksen Skotlandia.

Lebih lanjut, dokter memeriksa dan mendiagnosis Sharon kembali dan ternyata ia terkena sindrom aksen asing, yaitu suatu kondisi jarang yang berhubungan dengan cedera kepala. Kondisi tersebut hanya mempengaruhi 60 orang di seluruh dunia. Demikian dikutip dari Mirror, Selasa (7/1/2014).

Sharon, ibu dari dua anak yang mengelola sebuah sekolah berkuda, mengatakan karena gangguan tersebut ia ingin mencari tahu dan menelusuri apakah ada keluarganya yang keturunan Skotlandia. Kemudian pada bulan September 2010 dia dan suaminya, Doug, melakukan perjalanan ke Skotlandia untuk mengumpulkan sejarah nenek moyangnya, yang beremigrasi ke Kanada lebih dari 100 tahun yang lalu.

Sejak perjalanan ke skotlandia, Sharon telah berjuang untuk mengatasi gejala-gejala lain dari trauma otaknya, yang membuatnya sulit untuk membuat keputusan, sulit untuk berkonsentrasi dan memecahkan masalah. Dia juga menderita kepekaan ekstrem terhadap cahaya, ia menderita sakit kepala parah dan kecemasan ketika berada di sekitar orang banyak.

Dokter yang menanganinya berkata pada Sharon bahwa ia akan memiliki aksen Skotlandia selama sisa hidupnya, atau mungkin hilang begitu saja dalam semalam.

“Kecelakaan itu telah benar-benar mengubah hidup saya. Mungkin aksen saya bisa berubah menjadi aksen Prancis ataupun Spanyol, namun yang pasti sekarang, aksen saya berubah menjadi Skotlandia,” ujar Sharon.

Dia menambahkan bahwa ia ingin menulis buku yang berisi tentang pengalaman yang di dapatnya selama hidup, ingin berbagi dan membantu orang-orang yang mengalami hal serupa sepertinya. “Cedera otak memang terkadang sulit untuk dipahami karena tidak ada tanda-tanda fisik. Tapi benar-benar mengubah hidup Anda. Ini seperti memulai kehidupan yang baru dan aku merasa seperti orang yang berbeda,” papar Sharon.

Sumber :http://www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: