Inilah Keluhan Pelancong Yang Konyol & Aneh

Headline

    

INILAH.COM, Jakarta -Merasa tidak nyaman atau mendapat pelayanan kurang memuaskan selama perjalanan liburan sah-sah saja. Tapi komplain yang diajukan sebaiknya juga masuk akal.

Sejumlah pelancong mengutarakan keluhan mereka selama dalam liburan. Namun beberapa di antaranya terdengar konyol dan tidak masuk akal.

Seperti survei yang dilakukan Thomas Cook dan Asosiasi Perjalanan Wisata UK, ABTA dan dilansir dari relax.com, Selasa (7/1/2014) berikut keluhan aneh tersebut.

Pasir pantai

“Kami menemukan pasir tidak seperti pasir dalam brosur perjalanan. Brosur Anda memperlihatkan bahwa pasirnya berwarna kuning, sementara pasir yang kami lihat di pantai itu putih.”

Jangan ganggu

Seorang wanita bersikeras menelepon polisi setelah mengklaim dirinya dikunci di kamar hotel oleh petugas hotel. Padahal dia lupa bahwa dia telah menggantungkan tanda ‘jangan diganggu’ di pintunya sebagai peringatan.

Pantainya terlalu berpasir

“Pantainya terlalu berpasir”

Biskuit kesukaan

“Aku pikir seharusnya brosur menjelaskan bahwa toko setempat tidak menjual biskuit tertentu seperti biskuit cream atau biskuit jahe.”

Tidak bawa baju renang

“Kami memesan sebuah liburan di water park tapi tidak ada satupun yang mengatakan bahwa kami harus membawa baju renang sendiri dan handuk.”

Makanan berkari

“Dalam liburan saya ke Goa, India, Aku sangat muak menemukan bahwa hampir semua restoran hanya menghidangkan menu kari, aku tidak terlalu suka makanan seperti itu.”

Digigit nyamuk

“Saya digigit nyamuk, tidak ada satupun mengatakan bahwa mereka bisa menggigit.”

Mengantre

‘Kami harus mengantre di luar ruangan tanpa AC.”

Pelancong berisik

“Adalah tugas Anda sebagai agen perjalanan menasihati kami tentang adanya pelancong lain yang berisik sebelum perjalanan dimulai.”

Penata rambut

“Brosur menjelaskan tidak ada tukang cukur rambut di penginapan itu. Kami menyewa seorang penata rambut sendiri, apakah kami tetap bisa menginap di hotel itu?”

Banyak orang Spanyol

“Di sana sangat banyak orang Spanyol, penerima tamunya bicara Spanyol, makanannya khas Spanyol. Terlalu banyak orang asing kini tinggal di luar negeri.”

Tidak ada pemotong telur

“Meski dalam brosur menjelaskan bahwa hotel itu memiliki alat memasak yang lengkap, tapi disana tidak mempunyai alat pemotong telur.”

Tidak ada ikan

“Tidak ada satupun yang menginformasikan bahwa ada ikan-ikan di laut itu. Anak-anak terkejut.”

Kacamata palsu

“Kami membeli kacamata Ray-Ban seharga lima Euro dari pedangan jalanan hanya untuk menemukan bahwa kacamata itu palsu.”

Bertelanjang dada

“Berjemur dengan bertelanjang dada seharusnya dilarang. Liburan kami terganggu karena suami saya terus memperhatikan wanita-wanita itu.”

Sup terlalu kental

Seorang tamu di Novotel Australia komplain karena sup di sana terlalu kental dan rasanya terlalu kuat. Karena saat itu ia sengaja menyeruput kuah sup.

Hamil

“Saya bersama tunangan memesan kamar hotel dengan dua tempat tidur terpisah, tapi kami malah diberikan kamar dengan ukuran kasur ganda. Sekarang Anda harus bertanggungjawab karena saya menjadi hamil, padahal ini tidak akan terjadi kalau kami mendapatkan kamar yang kami inginkan.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: