Tak Lagi Bercinta Setelah Menopause, Wanita Ini Tetap Merasakan ‘Orgasme’

Elaine Feeley (foto: Elaine Feeley)

Jakarta, Seperti kebanyakan wanita, Elaine Feeley merasa seks begitu menyakitkan setelah ia menopause. Bahkan, selama empat tahun ia ‘puasa’ bercinta dengan suaminya, Keef. Namun kini, setelah sempat menyuruh suaminya tidur dengan wanita lain, Elaine mengaku bisa merasakan orgasme dengan suaminya.Dikatakan Elainee, sebelumnya kehidupan seks dia dan sang suami sangat menyenangkan. Bahkan mereka rutin melakukannya selama menikah 20 tahun. Tapi, segalanya berubah saat orgasme terasa sangat menyakitkan bagi wanita berusia 58 tahun ini. 

“Rasanya sangat tidak nyaman bahkan aku berkata aku bisa mati detik ini juga ketika bercinta dengan Keef. Aku merasa kesakitan seolah ditusuk-tusuk dan kudorong Keef lalu memintanya berhenti,” papar Elaine.

Setelah itu, ia dan Keef (61) tak lagi berhubungan badan. Keintiman di antara keduanya pun menurun bahkan kini Elaine dan Keef merasa seperti kakak dan adik. “Kami bersumpah tidak akan pisah ranjang tapi keadaan ini membuatku sangat menderita,” kata Elainee.

Menurut terapis seks Trudy Hannigan, Elainee mengalami atrofi vagina atau kekeringan yang umum terjadi pada wanita menopause. Atrofi vagina membuat vagina menyusut dan mengering. Kondisi ini bisa membuat radang pada serviks hingga saat bercinta terasa seperti terbakar.

“Aku sudah mencoba berbagai pelumas tapi gagal. Setiap kali suamiku terangsang, aku merasa bersalah karena merasa seperti menggodanya saja. Maka dari itu aku menyuruhnya untuk berhubungan seks dengan wanita lain,” kisah Elainee deperti dilansir Daily Mail, Selasa (17/12/2013).

Trudy pun memberi terapi pada kedua pasangan itu. Mereka diminta rutin memberi ciuman di pagi dan malam hari atau setiap akan berpisah, rutin memijat satu sama lain selama sepuluh menit, berkencan di malam hari, dan menulis catatan tentang diri masing-masing.

Setelah melakukan terapi itu, Elainee mengaku keintimannya dengan sang suami bisa kembali lagi. “Meski aku tidak bisa berhubungan seks dengan penetratif, aku menemukan cara lain untuk menjaga kepuasannya. Keef telah memberiku multiple orgasme,” kata Elainee.

Survei yang dilaukan British Menopause Society menemukan 45 persen wanita mengalami atrofi vagina saat setelah menopause dan 70 persen wanita mengaku kehidupan seksnya menurun drastis pasca menopause.

Sumber :http://www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: