Pernikahan Termurah di Dunia Ada di Skotlandia

Pernikahan Termurah di Dunia Ada di Skotlandia

Pasangan pengantin Georgina dan Sid Innes dari Skotlandia. Dailymail.co.uk

TEMPO.COInverness – Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah resepsi pernikahan? Puluhan juta? Ratusan juta? Atau bahkan miliaran? Angka ini tidak berlaku bagi sepasang mempelai asal Skotlandia, Georgina Porteous dan Sid Innes. Mereka hanya membutuhkan biaya 1 poundsterling atau setara dengan Rp 17 ribu saja. Bagaimana bisa?

Memang, Sid dan Georgina suka mendaur ulang segala sesuatu dan mereka mantap untuk melakukan resepsi sesederhana mungkin, dengan perlengkapan yang mungkin bisa didapatkan dari mana saja. Bukannya pelit, melainkan hemat. Biaya besar tidak akan mereka keluarkan untuk resepsi, tapi untuk bulan madu mereka kelak di Berlin, tempat mereka bertunangan.

“Tidak ada keuntungan dari menghamburkan uang di resepsi pernikahan. Esensi pernikahan adalah mengucap janji bersama orang yang kita cintai, bukan malah menghamburkan uang,” ujar Georgina, dilansir dari laman Daily Mail, Rabu, 4 September 2013.

Hebatnya, pernikahan yang hanya membutuhkan Rp 17 ribu (terlepas dari biaya catatan sipil yang sebesar Rp 1,2 juta) ini tetap berjalan dengan meriah, lengkap dengan cincin kawin, gaun pengantin, kumpul-kumpul bersama teman dan keluarga, bunga, kue dan makanan, bahkan fotografer untuk mengabadikan momen tersebut.

Lantas, bagaimana mereka membayar semua perlengkapan itu? Mereka mengadakan resepsi di halaman rumah kedua mempelai yang mengamil konsep “piknik”. Oleh sebab itu, para tamu membawa makanan sendiri. Sementara kue pengantin dibuat oleh bibi Georgina.

Untuk bunga-bungaan, diambil dari petani setempat. Lalu, cincin kawin dibuat sendiri dari tanduk yang ditemukan di sebuah taman. Untuk menghangatkan suasana, hiburan berupa musik jazz dimainkan sendiri oleh ayah Georgina. Sementara fotografer dibayar dengan sebuah barter. Kedua mempelai akan bekerja di proyek film yang akan digarap sang fotografer.

Jadi, satu-satunya pengeluaran adalah baju pengantin wanita seharga Rp 17 ribu. Baju ini ia dapatkan di situs pertukaran barang bekas tahun lalu.

“Kami menggunakan berbagai barang alternatif. Ini menjadi pernikahan yang lain daripada yang lain,” ujar Georgina penuh senyum bahagia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: