Perempuan Ini Diminta Tukarkan Paspor dengan Ginjal

\

dok: The Star

Jakarta, P. Jayadevi adalah seorang pekerja rumah tangga asal Madurai, India, yang mengadu nasib di Malaysia. Ketika mendengar kabar suaminya di Tanah Air sakit, perempuan itu berniat pulang. Namun saat meminta paspor kepada agennya, Jayadevi malah dimintai uang sekitar Rp 20,6 juta atau memberikan salah satu ginjalnya.”Saya sudah memohon padanya (agen) untuk mengizinkan saya pulang ke rumah, tapi dia bilang kalau saya mau paspor, maka saya harus membayar RM 6.500 (sekitar Rp 20.6 juta). Dia bilang kalau saya tidak punya uang, maka saya harus menjual ginjal padanya,” ucap perempuan 47 tahun itu, seperti dikutip dari AsiaOne, Senin (19/8/2013).

Tak hanya itu, Jayadevi juga menuduh agen memukulnya beberapa kali dengan sabuk dan melakukan pemotongan gajinya, Rp 7,6 juta. “Dia mengatakan akan menggunakan uang itu untuk mendapatkan izin kerja bagi saya, tapi saya telah diberitahu bahwa itu adalah palsu,” ucapnya.

Menurut Jayadevi, si agen juga kerap melontarkan ancaman akan mendorongnya ke kereta api yang melintas ataupun menjualnya sebagai pelacur apabila terus menanyakan perihal gaji. Untunglah Jayadevi bisa menghubungi keluarganya yang kemudian membawa kasusnya ke LSM pejuang HAM, Malaysia Global Rescue Humanity.

Perwakilan kelompok tersebut lantas melapor ke polisi. Diterangkan presiden LSM tersebut, T. Kamalanathan, agen yang juga berkebangsaan India dikenal dalam kegiatan perdagangan manusia. Untunglah Jayadevi dapat menyelamatkan dirinya dengan bersikap kritis.

“Saya telah menemukan beberapa kasus yang melibatkan orang ini (agen) di mana karyawan menjadi korban,” kata Kamalanathan.

Dia menambahkan Jayadevi telah bekerja di lima rumah yang berbeda sejak tiba di Malaysia pada Februari lalu, namun tidak mendapat gaji.

Kasus tersebut ditindaklanjuti polisi Malaysia. Polisi juga akan membawa Jayadevi ke RS untuk mendapatkan pengobatan.

Sementara itu, keributan sempat terjadi di rumah tempat Jayadevi bekerja ketika LSM mengantarnya ke kantor polisi. Hal ini terjadi karena majikannya mengatakan bahwa mereka membutuhkan Jayadevi untuk mengurus anggota keluarga yang sakit. Sedangkan Kamalanathan mempertanyakan majikan yang telah mempekerjakan Jayadevi dari sumber yang tidak jelas.

Sumber :http://www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: