Di Kafe Ini, Pengunjung Membayar Sesuai Lamanya Waktu Makan

thumbnail

Foto: Slow Time Cafe
Jakarta – Waktu adalah uang. Pepatah ini diadaptasi oleh sebuah kafe di Jerman Barat. Jika bersantap di restoran ini, Anda akan dikenai biaya sesuai dengan lamanya waktu berada di restoran, bukan dari makanan yang Anda pesan.Kafe yang dinamakan Slow Time Cafe ini didirikan di Wiesbaden, Jerman Barat dan sudah dibuka sejak April 2013. Suasana sengaja dibuat sangat nyaman seperti ruang keluarga. Tujuannya agar orang betah menghabiskan waktu tanpa tekanan. Di kafe ini tersedia buku, permainan, bahkan sandal.

Konsep restoran unik ini dibawa oleh seorang warga Rusia bernama Daria Volokova (24) yang pindah ke Jerman beberapa tahun lalu. Sebelumnya, konsep restoran ini pernah diperkenalkan di Rusia dan terbukti menerima respon positif.

“Saya berharap bisa menangkap esensi waktu,” kata Daria kepada Der Spiegel(29/05/2013). Dengan dibangunnya kafe unik ini, ia berharap bisa mengumpulkan cukup uang untuk menunjang kehidupan bersama dengan anak laki-lakinya yang menginjak umur 6 tahun.

Jika benar-benar ingin menghabiskan waktu di Slow Time Kafe, jangan sekali-sekali melihat jam yang diletakkan meja karena semuanya sengaja menunjukkan waktu yang berbeda. Pengambilan kopi di kafe ini tidak dibatasi, bahkan pengunjung diperbolehkan membawa makanan mereka sendiri.

Saat melangkah masuk, pengunjung akan diberikan gelang dengan catatan waktu mereka datang. Untuk 30 menit pertama pengunjung dikenai biaya Rp 25.000. Setelah itu, pengunjung dikenai biaya sekitar Rp 630 per menit, sehingga dalam waktu satu jam mereka hanya menghabiskan uang sekitar Rp 37.800.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: