Wanita Ini Mengaku Kecantikannya Jadi Bencana

Wanita Ini Mengaku Kecantikannya Jadi Bencana

Laura Fernee

TEMPO.COLondon – Kecantikan biasanya dilihat sebagai berkat. Tapi bagi sebagian orang, tampaknya, paras rupawan bisa menjadi kutukan.

Laura Fernee mengatakan kecantikan yang dimilikinya telah menghancurkan hidupnya dan telah memaksanya berhenti bekerja. Sarjana sains berusia 33 tahun ini mengatakan tubuh ramping dan wajah cantiknya menarik perhatian yang tidak diinginkan dari rekan-rekan prianya. 

Pada saat yang sama ia juga mengklaim dikucilkan oleh perempuan lain di tempat kerja yang iri dengan kecantikannya. Fernee sekarang hidup dengan santunan dari orangtuanya setelah berhenti bekerja sebagai peneliti dengan gaji 30 ribu euro.

Dia mengatakan ia selalu diganggu dan diintimidasi. “Aku bukan pemalas. Yang benar adalah wajahku telah menyebabkan masalah besar bagiku ketika menyangkut pekerjaan, jadi aku membuat keputusan untuk berhenti. Ini bukan salahku,” katanya.

Ia menceritakan, rekan-rekan laki-lakinya akan meninggalkan hadiah atau mengajaknya kencan. Akibatnya, banyak rekan-rekan perempuan yang cemburu. Dia juga mengaku dirinya layak untuk prestasi ilmiah, namun orang hanya memperhatikan penampilannya.

“Rekan pria hanya tertarik padaku hanya karena aku menarik untuk dilihat. Aku ingin mereka mengakui prestasiku dan profesionalismeku, tetapi semua yang mereka lihat adalah wajah dan tubuhku,” katanya.

Ia mengaku, bahkan ketika ia berada di sebuah laboratorium tanpa make-up, mereka masih menggodanya. “Tidak ada yang bisa saya lakukan untuk menghentikannya,” tambahnya.

Fernee tengah mengambil gelar doktor ketika mulai bekerja di laboratorium pada tahun 2008. Tapi dia mengatakan terpaksa berhenti tiga tahun kemudian karena perlakuan yang ia terima.

“Mereka (rekan perempuan) berasumsi karena aku cantik maka aku bodoh, sehingga tidak menganggap serius pada awalnya dan mereka iri pada penampilanku,” katanya. “Kemudian ketika mereka menyadari bahwa aku sangat baik dalam pekerjaanku, mungkin lebih baik daripada mereka, mereka membenciku.”

Orang tua Fernee – Catherine (65) dan Alan (70) – mewarisi uang dari orang tua mereka. Fernee kini menerima santunan dari mereka 2.000 poundsterling per bulan untuk sewa  flatnya di Notting Hill, London, serta pembayaran kartu kreditnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: