Ibu Ini Berikan Anaknya Minuman Keras Sejak Balita

Ilustrasi minuman beralkohol

Ilustrasi minuman beralkohol (bluefirestorm.net)

VIVAnews – Minuman alkohol berbahaya bagi kesehatan. Kalaupun diminum, lazimnya hanya dilakukan oleh orang-orang dewasa. Tapi seorang ibu di Inggris ini, sudah mengenalkan minuman memabukkan itu kepada anaknya sejak  berusia 3 tahun. Aksi nekat si ibu ini ramai diberitakan sejumlah media massa internasional.

Shannon Burrows, nama ibu yang berusia 35 tahun itu, mengungkapkan kepada media bahwa dia membiarkan putrinya, Jamie Lee (20) mencicipi alkohol sejak balita. Bahkan di ulang tahunnya ke-15, Jamie sudah meminum berkaleng-kaleng bir dan satu botol vodka.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa 29 Januari 2013, Shannon membiarkan anaknya mengkonsumsi alkohol supaya Jamie memiliki ketahanan terhadap minuman tersebut. Sehingga dapat menemani sang ibu minum di bar ketika sudah cukup umur. “Kami suka sekali mabuk bersama. Jika dia (Jamie) kehilangan kendali, aku akan menjaganya dan sebaliknya,” ujar Shannon.

Sementara sang anak, Jamie Lee, bersyukur karena sang Ibu telah mengenalkan alokohol sejak dini. Menurut gadis yang baru saja meninggalkan pekerjaannya di sebuah toko baju enam bulan lalu itu, didikan sang ibu dapat meningkatkan ketahanannya mengkonsumsi alkohol.

Alkohol merusak otak

Ramainya berita soal Jamie ini, menghidupkan kembali perdebatan soal seberapa berbahayanya mengkonsumsi bir. Menurut Dr. Sarah Jarvis, mengenalkan anak sedini mungkin pada alkohol bukanlah hal yang baik.

Bahkan Jarvis mengingatkan dengan mengkonsumsi alkohol dikhawatirkan dapat merusak perkembangan otak anak dan dalam jangka panjang. Akan menyerang ingatan dan organ hati.

Pendapat Shannon yang mengatakan mengkonsumsi alkohol sejak dini dapat membangun ketahanan anak terhadap alkohol pun dibantah keras oleh dokter yang juga berprofesi sebagai konsultan di sebuah klinik ini.

“Alih-alih membangun daya tahan tubuh terhadap alkohol, anak malah akan kecanduan dan merasa dapat mengkonsumsi dengan dosis yang lebih dari biasanya,” ujar Javis.

Shannon juga menyadari bahwa tindakannya itu akan dikecam banyak pihak. Namun dia bersikeras bahwa dialah yang paling tahu cara mendidik anak-anaknya. Dia pun semakin percaya diri ketika tidak ada satu pun teman Shannon yang pernah mengkritik caranya dalam mendidik anak.

Shannon sendiri mulai mengenal alkohol sejak usia 14 tahun. Dia mendapat sebagian dana untuk membeli minuman tersebut dari sang suami, John (50) yang berprofesi sebagai tukang kebun. Sementara sisanya lagi diperoleh dari tunjangan anak sebesar Rp2,4 juta per bulan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: