Kepo, Pria Ini Diadili

Kepo, Pria Ini Diadili  

Peter Robbins, pengisi suara karakter Charlie Brown di acara televisi “Peanuts” dinilai kepo. (Foto: abclocal)

TEMPO.COSan Diego – Knowing Every Particular Object (KEPO) adalah sebutan untuk orang yang ingin tahu detail tentang sesuatu hal. Ternyata rasa ingin tahu dan mencampuri urusan orang lain ini bisa mengantarkan seseorang ke meja hijau.

Peristiwa ini terjadi kepada Peter Robbins. Robbins, 56 tahun, Kamis, 24 Januari 2013, disidang di San Diego, Amerika Serikat. Dia didakwa menguntit dan mengancam mantan pacar, dan seorang dokter bedah plastik. Robbins, pengisi suara karakter Charlie Brown di acara televisi “Peanuts”, membantah dakwaan tersebut. 

Menurut jaksa, aktor ini berulang kali mengancam mantan pacarnya. Dalam 24 jam, Robbins bisa menelpon hingga 37 kali. “Dia bilang akan membunuhnya dan anaknya jika tidak memberikan kembali anjing dan mobilnya,” kata jaksa.

Jaksa mengatakan, Robbins juga mengancam dokter bedah plastik di kota pesisir Carlsbad. Pria ini menelepon kantor dokter itu berulang kali, sehingga sang dokter ketakutan dan mengungsi ke hotel. Si dokter juga menyewa seorang petugas keamanan untuk berjaga di kliniknya.

Dalam dakwaannya, jaksa mengatakan, dokter itu ikut diancam karena hasil operasi dadanya tak disukai Robbins. Robbins meminta uang operasi dada tadi dikembalikan.

Wakil Jaksa Elizabeth McClutchey menilai Robbins dianggap kepo berat dan berbahaya. Akhir tahun lalu, dia membunuh anjingnya. Dia juga mengancam tak hanya akan membunuh anjingnya, tapi juga anak anjingnya tadi jika duit operasi dada itu tak kembali.

Jaksa juga mengatakan Robbins baru-baru ini membeli senjata dan telah berlatih menembak. Dengan perilakunya ini, supaya Robbins bisa lepas dari dakwaan, ia perlu membayar uang jaminan sekitar US$ 50 ribu-550 ribu.

Pengacara Robbins, Marc S. Kohnen menilai jaminan yang ditetapkan hakim terlalu tinggi bagi pria yang tidak memiliki catatan kriminal. “Robbins adalah individu eksentrik dan dia bukan ancaman bagi masyarakat,” ujarnya. Namun jika terbukti bersalah, Robbins akan menghadapi hukuman maksimum 9 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: