Ayah Mengamuk, Hidung Anak Digigit Hingga Lepas

Ilustrasi kekerasan rumah tangga.

Ilustrasi kekerasan rumah tangga.(inmagine)

VIVAnews – Seorang ayah seharusnya mampu bersabar ketika anaknya yang masih bayi terbangun dan menangis. Namun, Bhadar Singh, warga Desa Siyana, India, justru sebaliknya. Dalam pengaruh alkohol, dia marah dan menggigit bibir dan hidung anaknya yang baru berusia lima bulan itu hingga terlepas.

Diberitakan Daily Mail, Minggu 27 Januari 2013, peristiwa ini terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 10. Menurut penjelasan polisi setempat, pada malam itu Bhadar pulang ke rumah dalam keadaan mabuk berat. 

Saat itu, sang istri, Santosh dan adiknya, Saroj, sedang melukis tangan mereka dengan Henna. Bhadar kemudian meminta Saroj untuk melakukan satu pekerjaan rumah tangga. Namus, istrinya menolak.

Sang istri beralasan Henna di tangannya belum kering. Tak terima dengan penolakan itu, Bhadar naik pitam dan langsung memukuli Santosh. Putri pertama mereka yang masih berusia balita, Bhanwar, menangis melihat ibundanya dipukuli oleh ayahnya sendiri.

Bhadar yang mabuk dan emosi, langsung melampiaskan kemarahannya kepada Bhanwar dan menggigit punggung, tangan dan bagian tubuh lainnya balita malang berusia tiga tahun itu. Bhanwar pun berteriak kesakitan.

Di kamar yang lain, Radha, lima bulan, ikut terbangun mendengar teriakan kakaknya. Mendengar putri bungsunya menangis, Bhadar yang kalap mulai menggigit dan mengunyah mulut dan hidung bayi itu.

Santosh dan Saroj langsung membunyikan alarm desa. Para tetangga berdatangan dan meringkus ayah durhaka itu. Radha dan Bhanwar kemudian langsung dilarikan ke sebuah rumah sakit milik pemerintah, Prince Bijay Singh Memorial Hospital (PBSM) di Bikaner.

Menurut Kepala Departemen Bedah Anak PBSM, Dr. Girish Prabhakar, walaupun Radha berhasil diselamatkan dari bahaya, namun dia masih harus melalui operasi bedah plastik menyeluruh untuk mengembalikan kondisi hidung dan bibirnya kembali seperti semula. Jika tidak, Radha dipastikan
tak akan bisa berbicara dengan normal.

Sementara kepolisian setempat langsung menahan Bhadar dengan tuduhan telah mengakibatkan luka berat dengan cara kejam dan terancam hukuman 10 tahun penjara sesuai dengan hukum pidana India.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: