Setelah 15 Tahun, Cincin Curian Kembali ke Pemiliknya

Cincin curian yang kembali setelah 15 tahun (Foto: Daily Mail)

Cincin curian yang kembali setelah 15 tahun (Foto: Daily Mail)
PORTLAND – Seorang pencuri yang mencuri cincin pernikahan mengirim surat permohonan maaf dan mengembalikan barang curiannya. Cincin itu dicurinya sekira 15 tahun yang lalu.Empat cincin emas menghilang dari rumah keluarga Riphagen, ketika putri mereka yang bernama Margot, mengadakan pesta ulang tahun yang ke-16 dirumahnya pada tahun 1998.

Namun, keempat cincin yang bersifat sangat sentimental itu kembali setelah 15 tahun hilang dikarenakan pencuri itu merasa bersalah. Pencuri cincin itu menulis surat permohonan maaf atas kesalahannya telah mencuri perhiasan milik keluarga Riphagen.

Surat permohonan maaf itu berisikan rasa menyesal yang sangat mendalam dari si pencuri.

“Saya meminta maaf karena telah mencuri perhiasan yang sangat berarti untuk keluarga Anda. Saya yakin Anda benar-benar kehilangan dan saya merasa sangat bodoh dan bersalah,” tulis si pencuri, seperti dikutipDaily Mail, Rabu (16/1/2013).

”Saya baru menemukan cincin ini ketika membersihkan rumah dan saya ingin mengembalikan semua cincin itu karena saya yakin mereka merindukannya,” tambahnya.

Untuk mengembalikan barang hasil curiannya, si pencuri yang tidak diketahui namanya ini melihat buku tahunan kemudian mencari dimana kediaman keluarga Riphagen dan akhirnya ia mengirimkan cincin dan surat tersebut.

Empat cincin yang dicuri itu salah satunya adalah cincin pernikahan mereka dan cincin yang diberikan Riphagen untuk istrinya ketika anak pertama mereka lahir.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: