FOTO: Hutan Berkabut, Kuburan Mobil-mobil Mewah

Banyak mobil yang hanya tinggal kerangka. (amusingplanet.com)

VIVAlife – Sekilas di hutan ini Anda hanya akan menemukan rerimbunan pohon tinggi berselimut kabut. Namun saat kaki melangkah, Anda akan membelalakkan mata dengan obyek menarik ini. Hamparan kuburan masal. Bukan kuburan manusia tapi kuburan mobil tua jaman Perang Dunia II.

Ya, utan kecil di Chatillon, Belgia ini merupakan tempat “peristirahatan terakhir” bagi mobil-mobil tentara Amerika kala itu. Mereka sengaja memarkir mobilnya dengan rapi di sini. Hutan ini pun banyak diburu para pelancong yang menggemari mobil kuno.

Kuburan mobil tua

Mayoritas mobil antik ini merupakan produk bergengsi keluaran Jerman, Volkswagen. Beberapa merk yang juga “tidur manis” di hutan ini adalah Opel, Audi, Ford, dan Buick.

Alasan para petinggi tentara meninggalkan mobil-mobil keren-nya saat itu cukup masuk akal, biaya pengiriman mobil dari Belgia menuju Amerika Serikat terbilang sangat mahal. Dengan alasan itulah, semua perwira memutuskan untuk meninggalkan semua mobil-mobil mereka hingga berkarat.

Kuburan mobil tua

Sebelum kembali ke kampung halaman, mereka harus menyimpan mobil-mobil tersebut di tempat yang aman. Satu per satu, mobil di dorong menuruni perbukitan, diparkir rapi, dan pastinya tersembunyi dari dunia luar.

Seperti dilansir dari Amusingplanet, ada sektiar 500 mobil yang “dikubur” di tempat ini. Seiring berjalannya waktu, mobil ini mengalami korosi dan pembusukan, bahkan tertutup lumut yang tumbuh subur karena udara dingin. Tak sedikit juga mobil yang kehilangan bagian tubuhnya, karena diambil oleh para pemburu mobil antik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: