Sepeda Ini Dilalap Batang Pohon

Sepeda Ini Dilalap Batang Pohon  

Foto yang dimakan pohon dan menjadi legenda

TEMPO.COWashington – Warna sepeda itu sudah memudar, menjadi merah kecokelatan. Bahkan, besinya termakan karat. Jari-jari kedua rodanya masih lengkap. Namun, roda bagian belakang hanya tinggal setengah. Peleknya pun sudah penyok. Tak ada rem pada bagian setangnya.

Sekilas, tidak ada yang aneh dengan bentuk sepeda itu. Namun, Anda bakal terbengong-bengong kalau melihat tempat parkir sepeda itu. Bukan di halaman belakang rumah. Melainkan pada bagian tengah batang pohon, di Vashton Island, Washington.

“Badan sepeda seperti dimakan batang pohon,” tulis situs berita Daily Mail, Selasa, 1 Januari 2013.

Asal-usul sepeda dalam tubuh pohon itu menjadi cerita tersendiri bagi masyarakat sekitar, bahkan menjadi legenda rakyat. Kisah paling populer, sepeda merah itu milik seorang anak lelaki yang terpaksa meninggalkannya karena pergi berperang. “Si anak tidak pernah kembali mengambil sepedanya. Ia tewas di medan perang.”

Legenda lain mengatakan, sepeda merah ditinggalkan pemiliknya pada 1950-an. Ia senderkan roda dua itu di batang pohon. Kemudian, si empunya sepeda pindah dari Vashton Island. Kemudian dia tak pernah kembali.

Saat ini, sepeda dalam batang pohon menjadi atraksi bagi wisatawan. Mereka yang datang kerap bertanya, bagaimana batang pohon bisa melalap tubuh sepeda. “Mungkin dikarenakan fleksibilitas yang dimiliki tanaman,” tulis Daily Mail. “Sehingga batang pohon dapat membungkus obyek di sekitarnya.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: