Hukum Menikahi Wanita Yang Pernah Berzina

Tanya:

Assalamualaikum, saya mau bertanya seputar pernikahan, saya mempunyai calon istri tapi masa lalu istri saya buruk sekali dia pernah berzinah dengan 3 orang pria tapi dia sudah terbuka dan jujur kepada saya dan ingin bertobat, beda umur saya dengan dia sekitar 2 tahun,yang jadi pertanyaan saya bolehkah saya menikahi dia, dan dampak buruk apa saya menikahi wanita yang pernah berzinah dengan pria lain, mohon jawabannya dan terimakasih sebelumnya (Hamba Allah)

Jawab:

Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Seorang muslim pada asalnya dianjurkan untuk mencari pasangan yang shalih dan shalihah, yang menjaga kehormatannya, dan bisa mendidik anak-anaknya dengan baik..
Adapun menikahi wanita yang pernah berzina maka pendapat yang kuat: boleh menikahi wanita yang pernah berzina apabila terpenuhi dua syarat:
Pertama: Taubat yang nasuha
Yaitu taubat yang terpenuhi syarat-syaratnya: penyesalan yang mendalam, meninggalkan perbuatan zina tersebut, dan berniat tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di masa yang akan datang.
Alasannya apabila dia belum bertaubat maka statusnya adalah pezina, dan kita dilarang untuk menikahi wanita pezina sebagaimana dalam firman Allah:
)الزَّانِي لا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ) (النور:3)
Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina, atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mu’min. (QS. 24:3))
Berkata Ibnu Katsir:
ومن هاهنا ذهب الإمام أحمد بن حنبل، رحمه الله، إلى أنه لا يصح العقد من الرجل العفيف على المرأة البغي ما دامت كذلك حتى تستتاب، فإن تابت صح العقد عليها وإلا فلا وكذلك لا يصح تزويج المرأة الحرة العفيفة بالرجل الفاجر المسافح، حتى يتوب توبة صحيحة
“Dari sini Imam Ahmad bin Hambal berpendapat bahwa tidak sah akad antara laki yang menjaga kehormatan dengan wanita yang pezina selama wanita tersebut belum diminta bertaubat, apabila bertaubat maka sah, jika tidak maka tidak sah. Demikian pula tidak sah menikahkan wanita yang menjaga kehormatannya dengan laki-laki yang pezina sampai laki-laki tersebut bertaubat dengan taubat yang benar ” (Tafsir Ibnu Katsir 10/165-166, Muassasah Qurthubah)

Adapun setelah taubat maka statusnya bukan pezina, seperti orang kafir apabila bertaubat maka tidak dinamakan kafir lagi, orang musyrik apabila bertaubat maka tidak dinamakan musyrik lagi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: التَّائِبُ مِنْ الذَّنْبِ كَمَنْ لَا ذَنْبَ لَهُ
“Orang yang bertaubat dari sebuah dosa maka dia seperti orang yang tidak punya dosa” (HR.Ibnu Majah, dan dihasankan Syeikh Al-Albany )
Berkata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah:
نكاح الزانية حرام حتى تتوب، سواء كان زنى بها هو أو غيره، هذا هو الصواب بلا ريب، وهو مذهب طائفة من السلف والخلف منهم أحمد بن حنبل وغيره، وذهب كثير من السلف إلى جوازه، وهو قول الثلاثة.
“Menikahi wanita pezina adalah haram sampai dia bertaubat, sama saja apakah yang menzinahi dia atau yang lain, ini yang benar tanpa ada keraguan, dan ini adalah pendapat sebagian salaf dan khalaf, diantaranya Ahmad bin hambal dan yang lainnya, dan sebagian besar dari salaf membolehkan (meski tidak bertaubat), dan ini adalah pendapat 3 imam (Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i). (Majmu’ Fatawa 32/109-110).
Berkata Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin:
فإن المرأة الزانية لا يحل نكاحها إلا بعد التوبة، وكذلك الزاني لا يصح أن تتزوجه إلا بعد التوبة
“Maka sesungguhnya wanita pezina tidak halal dinikahi sampai dia bertaubat, demikian pula lelaki pezina tidak boleh seorang wanita menikah dengannya kecuali setelah dia (lela bertaubat” (Liqa’at Al-Bab Al-Maftuh)

Kedua: Istibra (meyakinkan bersihnya kandungan)
Kalau dia hamil maka sampai dia melahirkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لايحل لامرىء يؤمن بالله واليوم الآخر أن يسقي ماءه زرع غيره يعني إتيان الحبالى
“Tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir menyiramkan airnya di tanaman orang lain” yaitu mendatangi wanita-wanita hamil” (HR. Abu Dawud, dan dihasankan Syeikh Al-Albany)
Adapun kalau tidak hamil maka ‘iddahnya satu kali haidh. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang tawanan-tawanan Authas
لا توطأ حامل حتى تضع، ولا غير ذات حمل حتى تحيض حيضة
(Budak)wanita yang hamil tidak boleh disetubuhi sampai dia melahirkan, dan (budak) wanita yang tidak hamil tidak boleh disetubuhi sampai haidh sekali (HR. Abu Dawud, dari Abu Said Al-Khudry dan dishahihkan Syeikh Al-Albany)
Berkata Syeikhul Islam:
والصحيح أنه لا يجب إلا الاستبراء فقط فإن هذه ليست زوجة يجب عليها عدة وليست أعظم من المستبرأة التي يلحق ولدها سيدها وتلك لا يجب عليها إلا الاستبراء فهذه أولى
“Yang benar bahwasanya yang wajib bagi wanita (yang berzina) tersebut hanya istibra’ saja, karena dia bukan seorang istri yang wajib baginya ‘iddah, dan tidaklah keadaan wanita tersebut lebih besar daripada budak wanita yang diharuskan bersih kandungannya yang dinasabkan anaknya kepada majikannya. Kalau dia (budak wanita) tersebut tidak wajib kecuali istibra’ saja maka wanita yang berzina lebih berhak” (Majmu’ Fatawa 32/110)

Apabila terkumpul dua syarat di atas maka boleh menikahi wanita tersebut baik yang menikahi adalah laki-laki yang menzinahi atau yang lain. Dan hendaknya laki-laki tersebut mengarahkannya kepada kebaikan, mendekatkannya kepada agama, dan mencarikan teman-teman yang shalihah. Semoga Allah memberi barakah padanya.
Kemudian perlu saya ingatkan bahwa wanita tersebut sebelum akad nikah adalah wanita asing, oleh karenanya haram atas antum apa yang diharamkan bagi laki-laki yang bukan mahram, seperti berduaan dengannya, bepergian dengannya dll.
Dan hendaknya antum dan juga wanita tersebut menutupi aibnya sebisa mungkin, dan jangan membuka apa yang sudah Allah tutupi.
Wallahu a’lam.

Sumber :http://tanyajawabagamaislam.blogspot.com

About these ads

15 Komentar (+add yours?)

  1. ronny
    Mar 26, 2011 @ 02:30:50

    assalamualiakum . . . .
    pak ustadz,,, saya perna berzina
    dan saya juga perna mau menjauhi hal tsb,,, tapi iman saya tidak begitu kuat apa bila berduaan dengannya… dari pada berlarut2 saya memilih pisah dengan dy karena saya knl sama wanita yang muslimah,, insyaAllah bisa menjaga semuaNya, saya memilih pisah dengan pcr saya, karena saya tau itu doda besar….. Menurut pak ustadz seperti apa,,, sampai sekarang saya bingun akn dosa2 saya dengan dia, n saya lebih cinta sama ce muslimah yg saya kenal sekarang,,,

    MOHON BANTUANnya

    Balas

  2. dari
    Mei 09, 2011 @ 14:46:37

    aslm ustadz…..saya adalah wanita muslimah yang mengalami posisi sama dengan pacar mas ronny diatas…..saya muslimah tp krena cinta saya tak bisa menolak permintaan sang akhi untuk melakukan zina mulai dari zina kecil sampai zina besar….ustadz, kami sudah sangat sering melakukannya diantara taubat dan kumat…..sudah beberapa tahun kami berzina, karena kami menunggu pernikahan yg belum bisa terlaksana karena terganjal restu orang tua sang akhi…ustadz, sudah beberapa kali sang akhi mau memungkiri dosa yg kami lakukan dan tujuan menikahi saya hanya dengan alasan taubat sudah cukup…atau alasan agama yg dilontarkan…ustadz apa artinya agama jika seorang pria muslim beriman berkehendak memungkiri dengan alasan agama?…

    Balas

  3. Mousleem
    Jun 14, 2011 @ 15:46:24

    Bukan juga merasa hebat iman.
    Saya pernah berduaan dengan pacar (selingkuh tipis-tipis, karena saya sudah punya empat anak saat itu) di kost temannya (saat itu kosong karena temannya lagi balik kampung). Tapi alangkah gelisahnya hati ini sedang bersama perempuan lain.
    Pikir-pikir,daripada berzina lebih baik saya pulangke rumah cepat.
    Pikir-pikir, kalau saya berzina saat itu maka rasa berdosa plus rasa sesal menghantui terus nantinya.

    Balas

  4. aristian ronaldo
    Agu 26, 2011 @ 03:59:35

    apakah tidak ada rasa trauma jk membayangkan telah ada laki-laki lain yang telah menunggangi tubuhnya dan bercumbu dengan memasukan penisnya ke vaginanya… mending cari yang perawan bisa jaga ksucian,bisa mendatangkan ketenangan batin,apakah kau tau setelah menikah denganmu dia tidak akan mengulangi perbuatannya itu, di khawatirkan justru kebaikan imanmu akan jadi rusak,,maka carilah yang bisa jaga kesuciannya sebelum terlanjur

    Balas

  5. anoel
    Des 30, 2011 @ 01:10:02

    a

    Balas

  6. anoel
    Des 30, 2011 @ 01:12:30

    ass….ustad…saya juga mengalami hal yang sama..sekitar 4 bln lagi saya mw nikah ma cewe saya,tapi cewe saya udah gak perawan lagi…tapi saya cinta bener ma dia,,,
    apakah yg harus saya lakukan yg terbaik buat saya…tlg bls

    Balas

  7. ARDANSYAH
    Jan 15, 2012 @ 23:36:09

    Like this,,,

    Balas

  8. _77
    Mar 03, 2012 @ 05:19:14

    ya allah

    Balas

  9. saiful
    Mar 17, 2012 @ 03:19:27

    assalamualaikum.
    pa ustad,saya pernah melakukan berzinah dngan pacar saya,saya sudah berniat untuk membwa hubungan kita ke pernikahan,tpi suatu ktika pacar saya berubah,menurut orang dia terkena pelet atau apa,sampai skarang saya berusaha wat memperthnin dia meski dia udah sama laki2 lain,saya pernah blng ke dia bahwa dosa yng kta tanggung sangatlh besar,tpi dia seolah tak mengingat semua itu,pe saat ini sya msh menunggu dia karna sya ingin mempertanggung jawabkan semua ini,tpi dia memilih menghlang,apa yng hrus saya lakukan pa,coz ortunya pun tiba2 ga stju dngan hub kami.
    mhon bimbingannya.

    Balas

  10. Peno Fajar
    Apr 04, 2012 @ 20:51:07

    asslamu alaikum

    Balas

  11. rita
    Jun 21, 2012 @ 13:59:26

    assalam muailaikum wr. wb
    pak ustad selama ini yg kita ketahui perempuan lah yg banyak melakukan zinah… tetapi bagi pria yang sudah tidak perjaka lagi.. apakah hukumnya sama dengan wanita,,, sedangkan bnyk kita ketahui bahwa untuk mengetahui laki” perjaka lagi atau tidak itu susah…. bagaimana seorang wanita hrus bisa menghadapi jika calon suaminya tidak perjaka lgii… mohon balasannya

    Balas

  12. dani
    Jul 09, 2012 @ 21:22:17

    zaman sudah berubah kita tak bisa berkehendak atas zaman yang sudah menjadikan larangan allah sebagai wacana bagi kaum kafir yang ternista di hadapan allah swt.
    kalau meurut saya semua perihal ke fatalan yang diperbuat pasangan kita atau kita sendiri yang melakukan, kita akui dan iklarkan dengan taubat nasuhaan. dan jangan perneh mengulanginya; barang siapa yang ingkar akan taubat.
    selamanya akan kafir dihadapan allah dan pintu sorga akan tertutup bagimu selama-lamanya.
    kalau masalah menerima pasangan pensina. cukup pasrain aja ma ya rab….
    toh yang namanya hisab. tanggung jawab neraka pasti akan teradili kok. kita hanya khalifah. yakni wakil allah/
    maka sebagai wakil harus menjadi seorang muslim yang bertanggung jawab atas kepercayaan allah/ pikir ndri dehhh law kita sebagai wakil dan kercayaan allah apabila kita mengotorinya?? sama aja kan kita mengotori sapa.
    Nau’dzubilla mindzaliq…….
    kita bukan lagi orang muslim dan selamanya akan kafirrr dihadapan allah.
    jangan sok jago deh jadi manusia…. kita cuma bangkai nantinya kalau kita mati.

    Balas

  13. cecep
    Agu 03, 2012 @ 05:23:34

    allah maha tau atas segala sesuatu ,, selagi masih bisa kita terima ,, maka terima lah dengan syarat taubatan nasyuhah.. saya orang yang sama dengan kalian alami tpi saya tidak berzina melainkan kekasih saya di perkosa teman sekantornya .. saya tetap memaafkannya bagi kekasih sya , tp bgi sang penjahat biar Allah yang mengurusnya .. Sesungguhnya Allah maha Adil atas segala sesuatu

    Balas

  14. popy
    Agu 08, 2012 @ 03:35:24

    saya seorang pria dan mencintai wanita yang pernah melakukan zina…tapi dia sdh tidak melakukannya lagi..dan sdh bertaubat atas perbuatannya…tapi bagaimana cara menghilangkan dalam pikiran saya bayang2 laki2 yang pernah merasakan tubuhx…tolong dibantu…!! makasih

    Balas

  15. dhika
    Agu 11, 2012 @ 07:08:23

    ll

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 119 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: